Bumnag Simabua Dikecam dengan tidak Profesional
7);

Simabur, newsantara (27/09/24) Digadang gadang saat pasar simabur menerima prestasi tingkat nasional, namun sekarang bumnag simabur mengalami kerugian
Dianggap tidak profesional, bumnag simabur yg mendapatkan cercaan dari pemuka masyarakat serta pemuka adat dan masyarakat
Dalam rapat yang diadakan di gedung Serbaguna kecamatan pariangan, hari Jum’at (27/09/24) pada waktu 14.30an, ketua Muhammadiyah simabur Bedrul, mengatakan bahwa “AD/ART Bumnag kalau dileptop sama saja bohong, kalau ada ya tunjukkan, letakkan diatas meja, pungkasnya”
tokoh masyarakat simabur Arwis delvis MBA juga berkomentar bahwa
“kami yang hadir ini berhak bertanya tentang keuangan Bumnag ini karena dana ini adalah dana yang dikumpulkan dari masyarakat, BPRN Harus melakukan kontrol atau pengawasan, dan masyarakatpin bisa memonitor perkembangannya”
Dt Sinaro mengungkapkan bahwa “tabel rekap ini terbalik, rugi atau labanya tidak jelas berdasarkan rekap yg diberikan”
Dirut Bumnag meminta maaf atas kekeliruan terhadap bembukuan.
Walinagari meminta izin untuk menjelaskan, wali nagari simabur mengatakan bahwa dia menstop aliran dana kepada Bumnag.
“Bercerita ketika saya menjadi BPRN, kami meminta pengawasan dan waktu itu tidak ada laporan, dan saat kami menjadi wali nagari saya meminta laporan Bumnag pertanggal 16 November penyataan modal dikas umum 104 juta rupiah, lalu kami memanggil Bumnag dan langsung menstop aliran dana kepada Bumnag.
Turut hadir Dirut PDAM Batusangkar Muhammad Nazwir, S.Pt sebagai tokoh masyarakat pun sangat menyayangkan, kutipan yang diambil dalam pembicaraannya yaitu, “Jangan terlalu gegabah dalam mengambil keputusan tentang keuangan negara walaupun satu rupiah”ungkapnya.






