Akun FB FC telah mempermalukan Niniak mamak Simabur, diduga garin masjid berperan didalamnya

Simabur,Tanah Datar, www.newsantara.my.id,-akun FB FC telah menggiring opini publik untuk mempersalahkan niniak mamak simabur dengan menyebar video yang sudah diselesaikan oleh KAN, WALI NAGARI, BPRN dan niniak mamak nagari Simabur yang mengatakan bahwa pemuda MA tidak bersalah karena sebut saja MA tidak membawa anjing ke simabur,j dan dapat dilihat dalam video tersebut bahwa MA lah yng mengeluarkan anjing dari dalam masjid tersebut.
Penggiringan opini ini dengan menyebarkan video ini sangat merugikan niniak mamak dan pemuda Simabur, beserta MA.
Video CCTV ini didapat dari masjid makmur simabur, yang memiliki akses atas monitor CCTV ini adalah Garin Masjid makmur simabur yang mana monitor CCTV ini berada dalam kamar ustad yang mana kamar ini sudah menjadi kamar pribadi Garin masjid makmur simabur dan satu satunya pemegang kunci kamar ini adalah garin tersebut yang juga telah melakukan pemukulan terhadap MA pada waktu kurang lebih 08.30 (06/02) di pekarangan masjid makmur simabur.
Saat dimintai keterangan kepada MA yaitu MA bersama seorang niniak mmk simabur bermaksud biang air ke tepian masjid, saat itu MA melihat Garin yang duduk dikursi pelantaran masjid makmur simabur. Dan MA diikuti oleh niniak mamak ini mendatangi garin dengan tujuan untuk bertanya, namun sangat disayangkan Garin ini langsung naik pitam dengan mengeluarkan bahasa yang tidak enak dan menyuruh MA untuk memukul nya dan MA tidak mau memukulnya, serta MA mengatakan bahwa dia ikut serta memasukkan gtin ini untuk bekerja di masjid makmur simabur namun ini balasan yang didapat oleh perbuat garin ini.
Atas peristiwa adu mulut ini, garin masjid langsung memukul wajah MA dengan betubi tubi sehingga mengakibatkan MA mendapat serangkaian cidera yaitu terdapat kerusakan fikornea mata, wajah lebam muka mengalami lecet, dada sesak, kaki terkilir.
Bukti penyerangan garin kepada MA
Untung perkelahian ini dapat dilerai oleh tukang yang sedang bekerja dan masyarakat yang melihat kejadian, garin pun lari dan di ikuti oleh MA kekantor kopolisi.
Saat dikantor polisi MA mendapat kata kata yang tidak wajar oleh Bhabinkamtibmas simabur Andalis Siswanto dengan mengatakan bahasa yang tidak mengenak dalam pelayanan menangani persoalan ini terhadap MA yang ingin meminta untuk di visum.
Sampai mendekati azan Zuhur, MA belum mendapat perawatan dan meminta Kanit reskrim Polsek pariangan untuk segera mengeluarkan surat keterangan visum untuk dibawa ke puskesmas terdekat, namun azan telah masuk Kanit reserse menyuruh MA menunggu diruang tunggu kembali.
Dengan menahan sakit MA pergi sholat kemasjid,setelah sholat MA melihat Kanit reserse di masjid dan mengajak untuk bersama ke kantor, namun lagi lagi MA mendapat perkataan yang tidak baik dari anggota Kapolsek pariangan ini, sehingga MA yang berteman baik dengan Kapolsek pariangan menelpon Kapolsek pariangan.
Dengan rendah hati Kapolsek pariangan meminta maaf ke pada MA karena tidak bisa hadir dikarenakan ada kegiatan di POLRES Tanah Datar, namun Kapolsek tetap memonitor perkembangan kejadian.
Dalam telpon ini barulah mendapat titik temu untuk penyelesaian permasalahan ini dan MA langsung diarahkan oleh Kapolsek pariangan untuk mendapatkan perawatan insentif di puskesmas Simabur.
Dari peristiwa ini semoga KAPOLRES Tanah datar Melalui Kapolsek pariangan dapat mendisiplin anggotanya untuk dapat melayani dan bersikap profesional serta menjaga netralitas dalam menjalankan tugas dalam melayani masyarakat.
Editor : MINANG IT






